SATYAGRAHA –  Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III Bersama I Ketut Artawan ( TKI Asal Bali ) Usai Kepulangan Dari Arab Saudi

I KETUT ARTAWAN UCAPKAN TERIMAKASIH DI ISTANA MANCAWARNA

Ada satu pertemuan yang mengharukan terjadi di Istana Mancawarna Tampaksiring, pertemuan antara rakyat dengan pemimpinnya, yakni saat seorang TKI asal Bali I Ketut Artawan bertemu dengan Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III. Bagaimana tidak, sempat terpisah ribuan kilometer, dan berkorespondensi seadanya melalui email dan instagram, tidak ada yang menyangka bahwa selembar surat dari sosok Arya Wedakarna mampu membantu TKI asal Bali yang bekerja di Arab Saudi untuk kembali ke tanah air dengan selamat. Rasa bahagiapun disampaikan oleh I Ketut Artawan saat bertemu dengan Gusti Wedakarna di Tampaksiring. “ Selama berbulan bulan bekerja di Arab Saudi, tiang  penuh dengan ketakutan. Paspor tiang ditahan oleh manajemen hotel. Tiang  juga tidak dibayar selama berbulan bulan, dan satu – satunya keinginan saya adalah pulang ke Bali. Apalagi kita tahu negara Arab Saudi sangat fanatik dan TKI sangat rentan dengan masalah. Dan yang terpikir dibenak tiang saat itu dengan menghubungi pemimpin tiang, Gusti Wedakarna. Tiang  adalah pengagum AWK, beliau sangat aktif dimedia sosial. Dan beliau langsung menjawab pesan saya dan tidak sampai 24 jam, beliau langsung melakukan intervensi dengan berkomunikasi dengan pihak kedutaan dan manajemen hotel. Surat rekomendasi DPD RI Bali pun tiang terima dan langsung tiang ajukan ke manajemen, dan akhirnya tidak lama setelah itu, saya dipulangkan dan paspor dikembalikan. Puji Astungkara. Tiang yakin, pengaruh Senator Indonesia khususnya nama baik Gusti Wedakarna sangat diperhitungkan. Tiang bersyukur punya pemimpin seperti beliau. Kini tiang bahagia kembali ke Bali dan jadikan masalah ini sebagai pelajaran untuk adik – adik yang akan jadi TKI.”ungkap I Ketut Artawan. Terhadap hal ini, Gusti Wedakarna menyambut baik akan selamatnya warga Bali dirantauan dan berpesan agar kedepan para orang tua di Bali jangan hanya sekedar mengirimkan anak ke LN tapi juga tahu akan aturan, resiko dan tanggung jawab. “ Paspor itu adalah milik negara. Jika paspor itu ditahan, maka itu salah besar. Sekarang banyak agen pekerja yang menahan paspor pekerja dengan alasan keamanan kerja. Kalau sampai seorang WNI tanpa paspor di LN, artinya sama dengan tidak ada kewarganegaraan. Saya minta, pada anak muda, para orang tua yang akan memberangkatkan anak mudanya keluar negeri, agar jangan hanya melihat sisi keuangan, sisi material belakang. Tapi lihat konsekuwensinya. Sudah banyak TKI kita mati diluar negeri, rumah tangga yang hancur karena kebekerja di LN dan juga dipenjara karena masalah Visa dan Paspor. Jadi uang yang didapat tidak sebanding dengan masalahnya. Silahkan saja ke LN tapi harus kuasai bahasa inggris, harus kuasai budaya orang dan kuasai manajemen keuangan. Juga pilih – pilih negaranya. Tidak semua negara asing itu suka dengan Indonesia, suka dengan Bali. Pilih negara yang bersahabat dan baik dengan kita. Bagi saya harga diri bangsa jauh lebih penting. Sekarang Artawan tata hidup di Bali dengan baik. ”ungkap Gusti Wedakarna yang juga anggota Badan Kerjasama Parlemen  (BKSP) yang mengurusi urusan internasional di DPD  RI. “ Kedepan bagi para TKI asal Bali, tolong catat kontak saya di Face Book ( Gusti Wedakarna ) dan Instagram ( @aryawedakarna ), jika ada masalah, agar hubungi saya langsug. Astungkara, lembaga negara DPD RI akan membantu masyarakat yang kesulitan di LN.” ungkap Gusti Wedakarna yang dalam sejarah tercatat menyelamatkan TKI asal Bali dan NTT saat dipenjara di Rusia beberapa waktu lalu. (humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *